Jadi Irup di SMP Katolik Padadita, Kasiwas Polres Sumba Timur Tekankan Disiplin dan Kamtibmas
Waingapu_ Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Polres Sumba Timur, Iptu Untuntana, bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara bendera di SMP Katolik Padadita, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Senin 2/3/2026.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh kepala sekolah, para guru, staf, serta seluruh siswa-siswi SMP Katolik Padadita. Kehadiran Kasiwas Polres Sumba Timur merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat kemitraan dengan dunia pendidikan serta memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda sejak dini.
Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Iptu Untuntana menyampaikan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan seremonial rutin setiap hari Senin, tetapi memiliki makna mendalam dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa sebagai warga negara yang baik.
“Upacara merupakan salah satu media untuk membina kepribadian dan karakter sebagai warga negara yang baik sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui upacara bendera, para pelajar dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun generasi penerus bangsa yang berintegritas.
Lebih lanjut, Iptu Untuntana menekankan bahwa upacara juga menjadi sarana untuk menghormati para pejuang dan pahlawan bangsa Indonesia yang telah gugur demi memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Upacara juga merupakan media untuk menghormati para pejuang dan pahlawan bangsa Indonesia yang telah gugur demi memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Ia mengajak para guru dan siswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif dan aman demi kelangsungan hidup bersama.
“Kami selaku aparat penegak hukum dari Kepolisian, khususnya Polres Sumba Timur, menghimbau dan mengajak bapak dan ibu guru serta adik-adik sekalian untuk saling menjaga kamtibmas agar tetap kondusif dan aman,” katanya.
Ia mengingatkan agar seluruh peserta upacara menghindari segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, norma adat, maupun norma hukum yang berlaku.
Kasiwas Polres Sumba Timur juga menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial, mengingat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini. Ia meminta para siswa untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar serta tidak menyebarkan berita bohong (hoaks).
Selain itu, para pelajar diingatkan untuk menjauhi narkoba, minuman keras (miras), tawuran, serta perilaku anarkis lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Fokuslah belajar untuk meraih cita-cita yang diimpikan sejak dini. Jadilah teladan di mana pun berada, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pihak kepolisian dan institusi pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum yang baik.
Kehadiran Polri di tengah-tengah lingkungan sekolah juga menjadi wujud komitmen dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sumba Timur. _052

