Kasus Ternak Rusak Tanaman di Pinupahar Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Waingapu_ Personel Polsek Pinupahar berhasil menyelesaikan kasus pengerusakan tanaman padi dan jagung milik warga yang terjadi di Dusun Maradawitu, Desa Lailunggi, Kecamatan Pinupahar, Sumba Timur, melalui mediasi secara kekeluargaan, Sabtu 14/03/2026.
Peristiwa pengerusakan tersebut terjadi pada Jumat 13/03/2026, dimana tanaman padi dan jagung milik warga mengalami kerusakan akibat hewan ternak yang masuk ke area kebun. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada anggota piket Polsek Pinupahar untuk ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Sabtu 14/03/2026, anggota piket Polsek Pinupahar memanggil kedua belah pihak ke Mapolsek Pinupahar guna dilakukan mediasi. Dalam pertemuan tersebut, petugas mempertemukan pemilik tanaman dan pemilik ternak untuk mencari solusi terbaik agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.
Setelah dilakukan dialog dan musyawarah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Kesepakatan tersebut diambil karena kedua pihak masih memiliki hubungan keluarga yang dekat sehingga penyelesaian damai menjadi pilihan bersama.
Petugas juga memberikan imbauan kepada pemilik ternak agar lebih memperhatikan hewan peliharaannya, terlebih saat ini masyarakat sedang memasuki musim tanam, dengan cara menggembalakan ternak pada siang hari dan mengandangkannya pada malam hari guna menghindari terjadinya pengerusakan tanaman milik warga.
Kapolres Sumba Timur dalam keterangannya menyampaikan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, termasuk dengan cara saling menghormati hak milik orang lain.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Pemilik ternak diharapkan lebih disiplin dalam mengawasi hewannya, apalagi saat musim tanam seperti sekarang, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi warga lain. Apabila terjadi permasalahan, selesaikan dengan baik melalui musyawarah, dan Polri siap hadir untuk memfasilitasi,” ujar Kapolres Sumba Timur.
Dengan adanya mediasi tersebut, permasalahan dapat diselesaikan dengan baik dan kedua belah pihak menerima hasil kesepakatan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pinupahar tetap terjaga dengan aman dan kondusif. _052

