Polsek Haharu, Polres Sumba Timur Perkuat Ketahanan Generasi Muda Melalui Sosialisasi Bahaya Radikalisme, Narkoba, dan Judi Online
Waingapu_ Personel Polsek Haharu Polres Sumba Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan paham radikal, penyalahgunaan narkoba, dan judi online kepada siswa-siswi SMP PGRI Kecamatan Kanatang, Sumba Timur, pada Sabtu 1/8/2026. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.
Kegiatan dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Haharu, Aiptu Jefri C. Kota Dia, serta didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Kuta, Aipda Benyamin Saleh, yang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Kepala SMP PGRI Kecamatan Kanatang, Welhimus Tamu Ama, turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan. Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi antara pihak kepolisian dan pihak sekolah dalam rangka memberikan pembinaan kepada para pelajar.
Dalam penyampaian materi, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya paham radikal yang dapat memengaruhi pola pikir, sikap, dan perilaku seseorang. Para peserta juga diajak untuk memperkuat rasa persatuan, toleransi, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, personel kepolisian juga memberikan edukasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental serta menghambat masa depan para pelajar.
Tidak hanya itu, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan, seperti kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan tindakan perundungan (bullying) yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sosial.
Pada sesi berikutnya, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai bentuk judi online yang saat ini semakin marak terjadi, beserta berbagai dampak buruk yang ditimbulkannya.
Pemateri juga menjelaskan bahwa praktik judi online dapat menyebabkan kerugian finansial, memicu perubahan perilaku, mengganggu kesehatan mental, merusak hubungan sosial, hingga menyebabkan seseorang kehilangan masa depan akibat tekanan psikologis dan beban utang yang berkepanjangan.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri dalam menjaga dan melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang dapat menghambat perkembangan mereka.
"Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membimbing dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari pengaruh paham radikal, penyalahgunaan narkoba, judi online, maupun berbagai bentuk kekerasan. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki masa depan yang lebih baik," ujar Kapolres.
Polres Sumba Timur berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk lebih bijaksana dalam bergaul, memanfaatkan teknologi secara positif, serta menjauhi segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan hukum. _052

