Petakan Blackspot dan Troublespot, Satlantas Sumba Timur Perkuat Strategi Tekan Lakalantas

Petakan Blackspot dan Troublespot, Satlantas Sumba Timur Perkuat Strategi Tekan Lakalantas

Waingapu_ Kasat Lalu Lintas Polres Sumba Timur, AKP Rahmat Agus Ibrahim, memimpin kegiatan analisa dan evaluasi (Anev) Unit Penegakan Hukum (Gakkum) sebagai langkah strategis dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Polres Sumba Timur, Jumat 1 Mei 2026.

Kegiatan Anev ini difokuskan pada pemetaan lokasi rawan kecelakaan (blackspot) dan titik rawan kemacetan (troublespot), yang nantinya akan dijadikan dasar dalam penentuan titik strong point atau lokasi prioritas penempatan personel di lapangan.

Dalam pemaparannya, Kasat Lantas mengungkapkan bahwa berdasarkan data selama Triwulan I, Kecamatan Kota Waingapu menjadi wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi sebanyak 9 kasus, disusul Kecamatan Kambera dengan 6 kasus. Sementara itu, Kecamatan Lewa mencatat 2 kasus, serta masing-masing 1 kasus terjadi di Kecamatan Umalulu, Kahunga Eti, dan Pandawai. Adapun kecamatan lainnya tidak ditemukan kasus kecelakaan selama periode tersebut.

Kapolres Sumba Timur, Dr Gede Harimbawa, melalui Kasat Lantas menyampaikan bahwa total kecelakaan lalu lintas selama Triwulan I mencapai 20 kasus. Dari jumlah tersebut, 5 orang meninggal dunia, 18 orang mengalami luka berat, dan 6 orang mengalami luka ringan, dengan total kerugian material sebesar Rp45.500.000.

AKP Rahmat menegaskan bahwa kegiatan Anev ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja penegakan hukum di bidang lalu lintas. “Melalui analisa dan evaluasi ini, kami dapat mengetahui secara jelas titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan, sehingga penempatan personel di lapangan bisa lebih tepat sasaran dan efektif,” ujarnya.

AKP Rahmat juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengedepankan langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat, selain tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. 

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kesadaran dalam berkendara,” tambahnya.

Dengan langkah pemetaan dan penentuan strong point yang tepat, diharapkan kehadiran personel di lapangan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sumba Timur. _052