Polres Sumba Timur Gelar Terapi Kesehatan Mental Massal bagi Personel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Polres Sumba Timur Gelar Terapi Kesehatan Mental Massal bagi Personel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Waingapu_ Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sumba Timur menggelar kegiatan Terapi Kesehatan Mental Massal dengan metode USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique) bagi seluruh personel, bertempat di Lapangan Apel Polres Sumba Timur, Kamis 25/6/2026.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa, dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Sumba Timur serta seluruh personel Polres Sumba Timur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan mental, menjaga keseimbangan emosi, serta memperkuat ketahanan psikologis personel dalam menghadapi tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Dalam pelaksanaannya, terapi dipandu oleh enam personel Polres Sumba Timur yang telah memiliki sertifikasi sebagai Konselor Terapi USEFT, yaitu Iptu Antonius Umbu Hiwa Njurumana, Aipda Yanres Ronyson Henuk, S.H., Bripda Imanuel Elo, Bripda Alexander Gofasa Rijay Pesim, Ny. Julian Furqan, dan Ny. Arcilues Umbu Pati.

Sebelum memasuki sesi terapi, para peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar, manfaat, serta tujuan dari metode USEFT. Materi tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada personel mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari kesiapan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Selanjutnya, para konselor memandu peserta mengikuti tahapan terapi yang meliputi relaksasi, pengelolaan emosi, pelepasan beban psikologis, serta penguatan mental dan spiritual. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan suasana yang tenang, nyaman, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. Gede Harimbawa mengatakan bahwa kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting yang harus dijaga oleh setiap anggota Polri. Menurutnya, tugas kepolisian yang penuh tantangan membutuhkan kesiapan fisik maupun mental agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara optimal.

“Kesehatan mental yang baik akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan, pengambilan keputusan, serta kemampuan personel dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan. Melalui terapi USEFT ini, kami berharap seluruh personel dapat memiliki kondisi psikologis yang lebih sehat, kuat, dan seimbang,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Dr. Gede Harimbawa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan personel, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga mental dan emosional. Dengan kondisi mental yang sehat, personel diharapkan mampu bekerja secara profesional, humanis, dan berintegritas.

Kegiatan terapi kesehatan mental massal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Sumba Timur. Selain sebagai sarana pembinaan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, kebersamaan, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan terapi dengan tertib dan penuh kesungguhan. Para peserta juga merasakan manfaat positif berupa perasaan lebih rileks, tenang, serta meningkatnya motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Polres Sumba Timur menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, sehat secara fisik maupun mental, serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas demi terwujudnya pelayanan yang presisi kepada masyarakat.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sumba Timur terus berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi personel dan masyarakat sebagai wujud pengabdian Polri untuk negeri. _052