Satlantas Polres Sumba Timur Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas dan Aktifkan PKS di SMAK Andaluri
Waingapu_ Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Timur melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas sekaligus mengaktifkan kembali kegiatan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMAK Andaluri, Kamis 5/3/2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Sumba Timur dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah serta membentuk generasi muda yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.
Sosialisasi tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Sumba Timur, Aipda Kristian U. Hudang, yang hadir bersama anggota Satlantas serta Pj. Jasa Raharja Samsat Waingapu, Rahmadony.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi terkait Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tata cara berlalu lintas yang aman dan benar, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, serta larangan berkendara bagi pelajar yang belum cukup umur atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai peran dan fungsi Patroli Keamanan Sekolah (PKS) sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah. PKS diharapkan dapat menjadi mitra kepolisian dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di kalangan pelajar.
Dalam penyampaiannya, Aipda Kristian U. Hudang mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan yang berlaku.
“Para pelajar diharapkan dapat menjadi contoh bagi teman-temannya dengan selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan. Lebih baik terlambat beberapa menit daripada membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Para siswa juga diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi karena dapat memicu terjadinya kecelakaan.
Selain itu, para pelajar juga diminta untuk menolak berbagai perilaku yang melanggar aturan lalu lintas, seperti balap liar maupun penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, karena dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Jasa Raharja turut memberikan penjelasan mengenai peran lembaga tersebut dalam memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, termasuk prosedur pengajuan klaim bagi masyarakat yang mengalami musibah di jalan raya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumba Timur, AKP Rahmat Agus Ibrahim, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja Satlantas Polres Sumba Timur dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.
Ia menjelaskan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok yang cukup rentan terlibat dalam pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas, sehingga diperlukan edukasi yang berkelanjutan sejak dini.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menjadi pelopor keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan PKS di sekolah sangat penting karena dapat membantu menumbuhkan kedisiplinan serta budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.
“Kami berharap anggota PKS dapat aktif membantu menciptakan ketertiban di lingkungan sekolah serta menjadi duta keselamatan berlalu lintas bagi teman-temannya,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab tersebut mendapat antusiasme dari para siswa SMAK Andaluri. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Satlantas Polres Sumba Timur, perwakilan Jasa Raharja, serta para siswa. _052

