Samsat Sumba Timur Luncurkan Layanan Samsat Delivery

Samsat Sumba Timur Luncurkan Layanan Samsat Delivery

Tribratanewssumbatimur.com – Menyikapi Program Kapolri yaitu Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter), Samsat Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur meluncurkan inovasi baru dalam pelayanan masyarakat khususnya masyarakat Sumba Timur yakni Samsat Delivery sebuah cara baru dengan metode penjemputan pembayaran pajak kendaraan langsung di lokasi anda berada.

Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Reg Ident Satlantas Aiptu Kurniadi saat launching Samsat Delivery, Jumat (9/9/16). Aiptu Kurniadi menjelaskan Samsat Delivery adalah bentuk lain dari pelayanan pembayaran pajak, dengan sistem delivery order, atau sistem antar pesan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi.

lantas “ Apabila ada wajib pajak kendaraan, yang sibuk padahal pajak kendaraannya sudah hampir jatuh tempo, dapat menghubungi call center samsat untuk minta diurusi pembayaran pajaknya, “ Kata Aiptu Kurniadi.

“ Caranya sangat mudah untuk memanfaatkan layanan samsat delivery wajib pajak cukup menghubungi kami di nomor 082144547606, Petugas kami akan mencatat data anda sesuai yang tertera di STNK, kemudian petugas akan mengecek data yang anda berikan dengan data di server kami dan jika data anda sudah sesuai petugas kami akan segera datang ke tempat anda dengan membawa nota pajak kendaraan anda, ‘ jelasnya.

lantas2 Ditambahkanya pula “ petugas samsat delivery bekerja secara profesional tidak menerima suap atau pun pungutan liar jika wajib pajak mengetahui ada petugas yang melanggar laporkan kepada kami dan jangan lupa petugas selalu dilengkapi dengan seragam petugas samsat delivery dan tanda pengenal, untuk itu kami imbau agar wajib pajak jangan percaya dengan oknum yang mengaku sebagai petugas pajak tanpa mengunakan atau menunjukan tanda pengenalnya,” imbuhnya.

Program layanan samsat delivery merupakan program kerja sama Satlantas dengan Dispenda yang tujuannya melayani wajib pajak yang terlambat membayar pajak dan mempunyai kesibukan lainnya sehingga tidak bisa mengantri untuk menbayar pajak. (pc26)